5 Tips Mengembangkan Hobi Tanaman Hias

Usaha tanaman hias
ilustrasi usaha tanaman hias

Hobi mengembangkan tanaman hias kembali marak belakangan ini menyusul masa pandemi Covid-19. Bermula dari sekedar hobi, kemudaian berkembang jadi bisnis atau usaha yang menjanjikan.

Mediatani – Naiknya minat berbagai lapisan masyarakat terhadap tanaman hias beberapa waktu lalu saat pandemi Covid-19 mulai merebak, tidak sedikit orang mengisi waktunya pada saat sedang “di rumah saja” dengan berkebun atau merawat tanaman hias. Sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama dari mulai dilakukannya pembatasan sosial berskala besar, berbagai jenis tanaman hias yang menjadi trend meroket harganya.

Hal tersebut menunjukkan potensi peluang pasar yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber penghasilan. Tidak mengherankan jika kemudian banyak orang mulai mengembangkan usaha tersebut, baik yang sekedar hobi maupun sampingan, atau dengan tujuan sebagai sebuah usaha budidaya tanaman yang berorientasi keuntungan.

Sayangnya tanpa adanya pertimbangan yang tepat, banyak usaha budidaya tanaman hias tidak berlangsung lama, kecuali yang diawali dari hobi oleh pelaku usahanya. Hal tersebut wajar terjadi, karena bila usahanya hanya didasari untuk sekedar mencari keuntungan, saat keuntungan sulit didapat, maka usaha tersebut akan ditinggalkan. Lain halnya jika usaha tersebut didasari dari hobi bercocok tanam yang bukan berorientasi keuntungan, namun dengan pengelolaan yang baik, bisa saja hobi tersebut berkembang menjadi sumber pendapatan.

Untuk itu, berikut ini ada beberapa hal yang dapat dilakukan dalam menjalani hobi bercocok tanam, agar selain menyalurkan hobi, hal tersebut dapat juga menjadi ladang penghasilan.

1. Awali Dari Hobi

Banyak usaha besar yang berawal dari hobi, demikian juga dengan budidaya tanaman hias, jika Anda baru merasakan kesenangan dalam berkebun, lakukanlah hal tersebut dengan konsisten. Sehingga cepat ataupun lambat, hobi tersebut akan berkembang menjadi usaha yang dapat menjadi salah satu sumber penghasilan.

ilustrasi hobi tanaman hias
ilustrasi hobi tanaman hias

Kenapa perlu diawali dengan hobi? Karena, seperti halnya usaha lain, bercocok tanam memerlukan ketekunan dan konsistensi. Dengan mengawalinya dari hobi, tentunya kegiatan tersebut merupakan sesuatu yang kita sukai, sehingga hal itu akan membantu mempermudah kita untuk menjadi tekun dan konsisten dalam menjalaninya. Tanpa adanya ketekunan dan konsistensi, tanaman maupun kebun yang Anda miliki lambat laun akan terlantar dan kehilangan keindahannya, sehingga tidak lagi dapat dinikmati. Apalagi jika hal tersebut sudah berkembang menjadi sebuah usaha, kemungkinan besarnya usaha tersebut tidak akan berlangsung lama.

Selain itu, jika Anda mengawalinya dengan hobi yang nantinya akan menjadi usaha, Anda tidak perlu melakukan investasi besar – besaran saat memulainya. Hal ini dapat dilakukan tanpa harus mengeluarkan dana untuk menyewa atau membeli lahan tersendiri, misalnya dengan menggunakan ruang ataupun halaman rumah yang tersedia. Setelah Anda memahaminya dengan baik dan jumlah tanaman hias yang Anda miliki mulai bertambah, barulah pertimbangkan untuk memasarkannya, dengan demikian hobi Anda berkembang menjadi sebuah usaha.

Baca Juga  Berawal dari Tilang Tukang Lele, Polisi Ini Malah Suskes Budidaya Lele dengan Sistem Bioflok

2. Pelajari Teknik Budidaya Tanaman Hias Dengan Baik

Walaupun sekedar hobi, Anda perlu meningkatkan keterampilan Anda dalam bercocok tanam, karena pada umumnya tiap jenis tanaman membutuhkan perawatan yang berbeda agar dapat tumbuh dengan baik. Selanjutnya dengan meningkatnya keterampilan Anda dalam hal budidaya tanaman, hal tersebut akan memudahkan Anda saat akan memutuskan mengembangkannya menjadi sebuah usaha.

Pada saat ini, Anda dapat dengan mudah mencari dan mengakses informasi yang berhubungan dengan hobi Anda tersebut melalui bebagai media informasi, seperti melalui MediaTani. Tanpa minimalnya mengetahui seluk – beluk bercocok tanam, nantinya Anda akan mengalami kesulitan untuk mengembangkan kebun Anda menjadi sebuah lahan usaha yang produktif.

Untuk sekedar menjalani hobi, mungkin Anda hanya perlu memahami tentang cara merawat tanaman yang Anda miliki. Namun jika Anda berencana untuk mengembangkannya menjadi sebuah usaha, setidaknya ada beberapa hal yang perlu dipelajari, diantaranya seperti teknik budidaya maupun pemasaran tanaman yang Anda sukai.

3. Jangan Terpancing dengan Trend

Tidak sedikit pembudidaya tanaman hias maupun tanaman lainnya yang terpancing dengan trend yang sedang berkembang, namun pada akhirnya tidak mendapatkan keuntungan besar sebagaimana yang diharapkan. Malah ada juga yang mengalami kerugian karena telah terlanjur berinvestasi dengan modal yang tidak sedikit.

Sebagai hobi tidak masalah jika kita mengikuti trend yang sedang berkembang. Namun apabila digunakan dalam suatu usaha, hal tersebut malah akan berpeluang mendatangkan kerugian. Karena tanpa memahami perilaku pasar, hal tersebut sama halnya dengan berspekulasi, dan kemungkinan besarnya Anda akan tertinggal oleh trend yang diikuti.

Tidak sedikit pembudidaya yang terpancing untuk mulai membudidayakan jenis tanaman yang sedang ngetrend dalam jumlah besar, karena tergiur harganya yang sedang naik. Namun dibalik harga yang sedang meroket tersebut, terdapat resiko sewaktu-waktu harganya turun. Bisa saja pada saat bibit yang Anda budidayakan mencapai usia yang cukup untuk dipasarkan, harga tanaman tersebut sudah turun, karena trendnya sudah berlalu atau karena pasar kebanjiran jenis tanaman tersebut.

Pada saat sebuah jenis tanaman sedang ngetrend, biasanya harga benihnya juga naik, bagi pembudidaya hal tersebut yang akan berdampak pada bertambahnya biaya produksi. Jika Anda memaksakan untuk mengembangkan jenis tanaman tersebut pada saat biaya produksinya naik, hal tersebut berisiko mendatangkan kerugian bila saat menjualnya, harganya sudah turun.

Ada beberapa hal yang dapat Anda perhatikan agar tidak mudah terpancing untuk berspekulasi pada trend yang sedang berlangsung :

  • Pelajari perilaku pasar sebelum Anda memutuskan untuk membudidayakan salah satu jenis tanaman dalam jumlah besar.
  • Buatlah rencana produksi Anda, jangan mengandalkan pada salah satu jenis tanaman saja.
  • Cari tahu jenis tanaman yang akan menjadi trend dengan mengikuti berbagai komunitasnya, dengan demikian Anda tidak akan ketinggalan trend.
  • Jangan serakah, pada umumnya spekulasi karena tergiur oleh keuntungan yang besar di awali karena keserakahan. Bila menurut pertimbangan yang Anda buat dengan mengikuti langkah – langkah di atas kemungkinannya kecil untuk terpenuhi atau waktu maupun biaya yang tersedia terlalu mepet, jangan memaksakan untuk berspekulasi.
Baca Juga  Prospek Usaha Budidaya Lele Pasca Pandemi

4. Bangun Relasi Anda

Baik hanya sekedar hobi maupun untuk dikembangkan sebagai sebuah usaha, Anda memerlukan orang – orang yang seirama dan mengerti tentang hobi tersebut. Tidak ada ruginya jika Anda bergabung dengan salah satu komunitas baik secara online melalui media sosial ataupun secara langsung dengan bergabung ke organisasi maupun kelompok pecinta tanaman hias.

ilustrasi: membangun relasi
ilustrasi: membangun relasi

Dengan bergabung kepada komunitas, Anda akan lebih dahulu mendapatkan informasi – informasi terbaru yang berhubungan dengan hobi Anda. Informasi tersebut tidak saja hanya terbatas pada teknik perawatan maupun budidaya saja, namun juga hal – hal lain yang dapat menjadi bahan masukan apabila Anda ingin mengembangkan usaha dalam bidang ini.

Selain itu, dengan bergabung dan bersosialisasi dalam sebuah komunitas, Anda akan mendapatkan relasi yang juga berpeluang untuk menjadi calon pembeli tanaman yang Anda budidayakan. Dengan demikian walaupun kegiatan bercocok tanam yang Anda lakukan hanya sekedar hobi, pada saat salah satu jenis tanaman yang Anda miliki meroket harganya, tentunya hal tersebut dapat mendatangkan penghasilan yang tidak terduga.

5. Tambah Jenis Tanaman Secara Bertahap

Walaupun bercocok tanam merupakan suatu hobi bagi diri Anda, namun melakukan hal yang sama secara terus menerus dalam jangka waktu lama akan berpeluang mendatangkan kebosanan maupun kejenuhan. Tidak sedikit usaha budidaya tanaman hias yang berakhir karena pemiliknya bosan atau jenuh dengan kegiatan tersebut.

usaha tanaman hias yang berkembang
usaha tanaman hias yang berkembang

Untuk menghindari timbulnya rasa bosan maupun jenuh terhadap hobi tersebut, Anda dapat memulainya dengan membudidayakan sedikit jenis tanaman hias pada awalnya. Secara perlahan tambah jenis koleksi tanaman Anda setelah Anda benar – benar menguasai teknik budidayanya dan jumlah tanaman Anda bertambah.

Dengan melakukan penambahan jenis tanaman secara bertahap, berarti Anda membuat sebuah tantangan baru dalam perjalanan hobi Anda untuk membudidayakan jenis tanaman tersebut dengan baik. Sehingga hal tersebut dapat menghilangkan rasa bosan ataupun jenuh, dan akan selalu tersedia tantangan baru dalam jangka waktu yang cukup lama.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Artikel Terbaru