Home / Nasional

Sabtu, 13 Juni 2015 - 06:16 WIB

Bintan Layak jadi Sentra Bawang Merah

Ilustrasi Bawang Merah Di Gudang

MediaTani – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bintan, Indra Setiawan, menilai bawang Bintan punya potensi cerah untuk menjadi tumpuan memasok kebutuhan bawang merah di Kepulauan Riau. Hal tersebut menyusul berhasilnya Kelompok Tani Makaryo melakukan pembibitan dan pemanenan bawang merah di Kabupaten menuai apresiasi.

”Karena belum ada daerah lain di Kepri yang bisa memanen bawang seperti Bintan,” kata Indra, Jumat (12/6).

Politisi asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini meyakini jika dikelola dengan serius, bawang merah Bintan yang diberi label dagang Bawang Bintan ini, bisa menjadi ikon tersendiri untuk Kabupaten Bintan, sebagaimana Brebes, yang dikenal sebagai kabupaten penghasil bawang yang menyuplai kebutuhan nyaris di seluruh Pulau Jawa.

Indra menerangkan, pada skala nasional saja kerap terjadi kekurangan pasokan bawang merah untuk memenuhi tingginya kebutuhan. Juga tak heran bila selama ini kebutuhan bawang di Kepri juga begitu bergantung dari pasokan luar daerah.

Baca Juga :   Catatan SPI, Pelanggaran HAM Petani Di Indonesia Masih Tinggi

”Keberadaan Bawang Bintan ini menjawab tantangan itu dengan mencoba menyuplai kebutuhan untuk daerahnya sendiri. Untuk jangkauan Kabupaten Bintan jadilah. Ke depannya harus bisa sampai memasok kebutuhan seluruh wilayah Kepri,” ungkapnya.

DPRD Bintan, sambung Indra, sangat siap mendukung pengembangan Bawang Bintan. Sebab itu, dalam waktu dekat ini, Komisi II DPRD Bintan berencana melakukan pertemuan bersama petani bawang dan Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Bintan. ”Kalau tak ada halangan, awal pekan Ramadan nanti, akan kami panggil mereka,” kata Indra.

Dalam pertemuan itu, nantinya Indra ingin mendengarkan pendapat petani terkait langkah-langkah teknis yang bisa diambil untuk memajukan pertanian bawang. Juga untuk menanyakan kembali keseriusan pemerintah daerah mendukung terobosan baru sektor pertanian di Bintan ini. ”Bagaimana pun aktivitas Bawang Bintan ini harus terus diperhatikan dan dikembangkan,” katanya.

Bila pengembangan pertanian bawang merah di Bintan ini bisa terus dikembangkan, Indra menilai, bukan mimpi lagi kebutuhan bawang terutama untuk d Kepri akan disuplai petani Bintan.

Baca Juga :   Harga Bawang Anjlok, Ini Kata Petani Brebes

”Dewan serius mendukung ini. Kalau perlu petani akan dibekali juga dengan pengetahuan yang lebih di bidang pengembangan pertanian bawang,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Bintan ini.

Sebelumnya, Kelompok Tani Makaryo mengadakan panen tahap pertama tanaman bawang merah, Rabu (10/6) di sekitar Jalan Kawal, Toapaya.

Wakil Bupati Bintan, Khazalik diundang untuk turut larut dalam sukacita tersebut. Khazalik mengapresiasi pencapaian Kelompok Tani Makaryo yang sudah bekerja keras mewujudkan Bintan sebagai daerah penghasil bawang merah di Kepri. ”Bukan gampang menanam bawang merah di Bintan. Tapi, Kelompok Tani Makaryo berhasil melewati itu,” ungkapnya.

Sebab itu, Khazalik merasa, tak ada alasan bagi Pemerintah Kabupaten Bintan melalui instansi terkait untuk memberikan perhatian lebih terhadap kelompok-kelompok tani berprestasi semacam ini. Harapannya, agar kelak ke depannya bawang merah yang dipanen di Kabupaten Bintan ini benar-benar bisa menjadi pemasok utama kebutuhan bawang merah di Kepri.

Share :

Baca Juga:

Berita

Produksi Garam Belum Penuhi Kebutuhan Nasional
Petani kopi sidikalang

Berita

Kopi Khas Sumatera Utara Diekspor ke Amerika Hingga Jerman

Nasional

Komisi IV DPR RI Dukung Kementan Pacu Produksi Pertanian Provinsi Lampung

Berita

Mentan SYL Pastikan Cadangan Pangan Cukup untuk Kebutuhan Pasca Bencana
Personil Kodim dan Polres Wonosobo memetik sayuran langsung di ladang dalam memborong sayuran petani

Nasional

Petani Wonosobo Sumringah, Kodim dan Polres Borong Sayurannya 3 Ton
Peserta pelatihan petugas Penilai Usaha Perkebunan (PUP), 21 - 27 April 2019 di LPP Jogjakarta (Foto: Dokumen Kementan)

Berita

Kementan Dorong Pengawalan Kejayaan Usaha Perkebunan Nasional

Inspiratif

Berawal dari Tilang Tukang Lele, Polisi Ini Malah Suskes Budidaya Lele dengan Sistem Bioflok

Nasional

Pemprov Jateng Gencar Ajak Pemuda Berkiprah Di Pertanian Modern