Home / Berita / Nasional

Senin, 29 April 2019 - 22:53 WIB

BKP Kementan: Ketahanan Pangan Tanggung Jawab Kita Bersama

Rakor DKP ini dihadiri Bupati/Walikota Seprovinsi Jambi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pokja Ahli DKP dan undangan lainnya.

Rakor DKP ini dihadiri Bupati/Walikota Seprovinsi Jambi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pokja Ahli DKP dan undangan lainnya.

Mediatani – Ketahanan pangan adalah masalah kompleks, karena itu penanganannya harus dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan dari sektor pertanian, kesehatan, pendidikan, perdagangan dan lainnya.

Demikian dikatakan Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi dihadapan peserta Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan (DKP) provinsi Jambi, di Kantor Bappeda, Senin (29/4/2019).

“Untuk perencanaan pembangunan ketahanan pangan, kami telah menyusun Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA). Gunakan peta ini untuk perencanaan program di daerah, agar ketahanan pangan semakin kokoh, dan semakin berkurang daerah yang mengalami kerentanan pangan,” tegas Agung.

Peta FSVA adalah peta yang menyajikan sebaran daerah berdasarkan kerawanan dan kerentanan pangan.

Baca Juga :   Langkah Kementan Cegah Alih Fungsi Lahan Pangan

“Dengan mengetahui daerah-daerah rentan pangan, penanganannya akan semakin mudah dan tepat sasaran,” tambah Agung yang juga Sekretaris Dewan Ketahanan Pangan.

Dalam rakor ini, Agung mengharapkan dapat dirumuskan kebijakan penanganan kerentanan pangan yang komprehensif, efektif dan efisien.

“Disini hadir dinas-dinas terkait masalah pangan dan ada juga pokja Ahli DKP. Rumuskanlah kebijakan yang komprehensif untuk penanganan kerentanan pangan, agar ketahanan pangan didaerah ini semakin mantap,” tegas Agung.

Dalam rapat DKP mengangkat tema “Makna FSVA Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan ini, Gubernur Jambi Fachrori Umar mengatakan dalam membangun ketahanan pangan di daerah, yang penting dilakukan adalah memperkecil resiko terjadinya kerawanan pangan.

Baca Juga :   Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Kementan - PP Muhammadiyah Jalin Kerjasama

“Suatu daerah dapat dikatakan tahan pangan, kalau mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang cukup, baik jumlah maupun mutunya. Kalau tidak cukup, dikhawatirkan terjadi kerawanan pangan,” ujar Fachrori Umar.

“Untuk itu,” lanjutnya. “Saya minta Bupati dan Walikota menyusun peta FSVA sampai tingkat desa, agar ketahanan pangan semakin mantap, sebagaimana Visi Jambi Tuntas 2021,” tegasnya.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jambi, Amir Hasbi mengatakan bahwa agar para Kepala Dinas di daerah dapat menindaklanjuti kebijakan Gubernur Jambi, sehingga ketahanan pangan disemua wilayah Jambi semakin mantap.

Share :

Baca Juga

Nasional

Konsumsi Pangan Sehat Meningkat, Kementan Loloskan Pelepasan Calon Varietas Padi Sawah Protein Tinggi
Pengurus Bidang Kastrad BPP PISPI

Berita

Impor Beras Lagi, PISPI: Kasihan Petani

Berita

Ketua ABMI: Amran Sukses Membalikkan dari Impor menjadi Ekspor Bawang Merah

Nasional

Kementan Perkuat Program Kemitraan Eksportir Komoditas Tanaman Pangan

Nasional

Gubernur Sulbar Siap Lakukan Penanaman Kedelai Skala Luas

Nasional

Berdayakan Peternak Mustahik, BAZNAS Kembangkan Usaha Akikah Online

Berita

Kementerian Pertanian dan Polri Sepakat Berantas Mafia Penyelundup
Personil Kodim dan Polres Wonosobo memetik sayuran langsung di ladang dalam memborong sayuran petani

Nasional

Petani Wonosobo Sumringah, Kodim dan Polres Borong Sayurannya 3 Ton