Home / Berita / Nasional

Kamis, 2 Juli 2020 - 17:42 WIB

Serap 700 Ton Gabah Petani, Bulog Dongkrak Ekonomi Nasional

ilustrasi: petani mengeringkan gabah

ilustrasi: petani mengeringkan gabah

Mediatani – Selama masa pandemi Covid atau sepanjang 1 semester 2020, Perum Bulog telah membeli beras petani secara langsung sebanyak 700 ton. Langkah ini diharapkan bisa membantu kehidupan petani yang terimbas dampak wabah tersebut, sekaligus membantu menggerakkan roda perekonomian nasional.

Realisasi pengadaan beras hingga paruh pertama 2020 berasal dari satuan kerja pengadaan Perum Bulog yang menyerap 365 ribu ton setara beras, sedangkan mitra kerja yang terdiri dari koperasi dan non koperasi menyerap 335 ribu ton.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menjelaskan bahwa penyerapan beras petani oleh Perum Bulog telah diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2015 tentang Kebijakan Pengadaan Beras dan Penyaluran Beras Oleh Pemerintah.

Baca Juga :   Tiba di DPR, Petani Simalingkar Menangis Menceritakan Kasus Penyerobotan Lahan

“Bulog konsisten membantu kehidupan petani, terlebih di masa sulit seperti sekarang. Hal ini dilakukan melalui kelompok tani, kelompok penggilingan, dan stakeholder lainnya,” kata Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dalam keterangan resmi, Kamis (2/7/020

Adapun target pengadaan gabah/beras dalam negeri pada tahun 2020 sebanyak 1,4 juta ton setara beras. Jumlah tersebut sudah diperhitungkan secara matang sesuai dengan kondisi dilapangan.

Baca Juga :   Petani Aren Sukses Berpenghasilan 1 Juta Per Hari

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, penyerapan beras dalam negeri dilakukan untuk membantu petani yang kesulitan menjual beras sehingga dapat mendorong pemulihkan roda perekonomian selama pandemi Covid-19.

Budi mengatakan, penyerapan gabah/beras oleh Perum Bulog dilakukan siang dan malam dengan pola “shifting” atau piket yang terkelola dengan baik di tengah situasi pandemi Covid-19. Dengan begitu, kegiatan operasional di Perum Bulog termasuk kegiatan penyerapan gabah/beras dalam negeri tetap terlaksana dengan baik.

Share :

Baca Juga

Nasional

Serap Gula Lokal, Petani Minta BUMN dan Swasta Tak Jual Gula Di Bawah Rp 11. 200/Kg

Featured

Peternakan Kecoak Atasi Lonjakan Limbah Sisa Makanan di Cina

Berita

Delusi Swasembada Pangan?

Nasional

Bedah Buku “Dibalik Krisis Ekosistem“ Segera Digelar

Berita

Bantuan Embung untuk Kabupaten Barru: Kementan: Agar Produktivitas Meningkat

Berita

Kepala Desa: Desa Wargaluyu Berpotensi Jadi Sentra Ternak Domba

Nasional

Kementan Bangun Ketahanan Pangan Melalui Pola Integrated Farming

Nasional

Sebanyak 878 Babi Mati Misterius, Diduga Terkena Virus Afrika