Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, KKP Bagikan Paket Ikan Beku Sebanyak 1,5 Ton

  • Bagikan
KKP membagikan paket ikan untuk warga dan pekerja

Mediatani – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membagikan paket ikan beku sebanyak 1,5 ton dan ratusan paket produk olahan ikan untuk para pekerja dan warga yang tinggal di sekitaran kantor kementerian.

Pembagian paket ikan tersebut merupakan salah satu rangkaian dari program Bulan Mutu Karantina (BMK) yang dicanangkan oleh KKP setiap tahunnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyerahkan secara langsung paket bantuan ikan tersebut kepada warga dan pekerja. Penyerahan dilakukan secara simbolik di Gedung Mina Bahari III, Kantor KKP, Senin (5/10/2021).

Menteri Trenggono berharap bantuan yang disalurkan tersebut dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang digunakan untuk Lebaran nanti.

Paket bantuan yang diberikan itu telah dikemas dalam styrofoam berukuran besar, yang berisikan ikan beku masing-masing sebanyak 3 kilogram serta produk olahan ikan. Untuk ikan beku yang diberikan, terdiri dari ikan jenis mackarel dan ikan bandeng.

Adapun penerima bantuan tersebut merupakan warga yang berasal dari tiga Rukun Tetangga (RT) yang bertempat tinggal di sekitaran kantor KKP.

Sedangkan pekerja yang menerima bantuan paket ikan ini terdiri dari petugas keamanan, petugas kebersihan dan teknisi yang sehari-hari bekerja di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dalam kesempatan itu, Menteri Trenggono mengimbau kepada warga dan para pekerja untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan, baik saat sedang bekerja maupun saat berada di tengah masyarakat.

“Tolong protokol kesehatan tetap dijaga ya,” imbau Menteri Trenggono.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Rina yang mendampingi Menteri Trenggono pada kegiatan itu menyampaikan bahwa Bulan Mutu Karantina (BMK) yang diselenggarakan pada tahun ini sudah merupakan yang ke-6 kalinya digelar.

Setiap tahunnya, kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan 47 kantor perwakilan BKIPM yang ada di seluruh Indonesia dan beberapa rangkaian kegiatan di dalamnya meliputi BKIPM peduli sosial, BKIPM peduli lingkungan, dan BKIPM peduli pelayanan publik.

Lebih lanjut Rina menjelaskan, kegiatan tersebut dilatarbelakangi karena dianggap perlunya melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk membangun kesadaran dan partisipasi mereka dalam hal yang berhubungan dengan karantina ikan dan mutu keamanan hasil perikanan.

Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan sebagai upaya untuk menyerap hasil perikanan yang diproduksi dan untuk mengajak masyarakat untuk mengonsumsi pangan bergizi yang bersumber dari ikan.

“Kemudian sebagai upaya menyerap hasil perikanan di lapangan. Dengan mengkonsumsi ikan sehat dan bermutu yang merupakan salah satu sumber asupan protein yang tinggi sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuh sehingga mengurangi risiko warga terpapar virus corona,” ungkap Rina.

Sampai dengan hari ini, dari 87 lokasi Kabupaten dan/Kota yang direncanakan, penyelenggaraan BMK ke-6 dengan tema ‘Ikan Sehat Bermutu Untuk Mendukung Pemenuhan Protein Masyarakat’ telah dilakukan di 45 lokasi.

Jumlah bantuan yang disalurkan di semua lokasi tersebut telah sebanyak 26.490 paket dengan total volume 34 ton produk perikanan. Penerima bantuan ini terdiri dari pondok pesantren, dan masyarakat umum.

Sementara itu, Puji Lestari salah seorang warga yang menerima bantuan mengaku senang mendapat bantuan paket ikan dari KKP. Dia berencana untuk mengolah ikan yang didapatkannya itu menjadi hidangan berbuka puasa dan lebaran untuk disantap bersama keluarga.

“Lumayan banyak (ikannya), jadi bisa untuk berbuka dan sepertinya sampai juga untuk lebaran. Ini sangat membantu sekali untuk gizi warga di sini,” ungkapnya.

  • Bagikan