Home / Nasional

Kamis, 30 Juli 2020 - 15:00 WIB

Mentan Harap Sulsel Berkontribusi Besar Bagi Kebutuhan Pangan Nasional Maupun Global

Mentan Syahrul Yasin Limpo saat berpidato di salah satu peternakan di Kabupaten Sinjai (30/7/2020).

Mentan Syahrul Yasin Limpo saat berpidato di salah satu peternakan di Kabupaten Sinjai (30/7/2020).

Mediatani – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menilai bahwa Provinsi Sulawesi Selatan merupakan wilayah strategis yang memiliki akses pasar luas dan berada pada lahan yang sangat subur. Posisi ini, kata Mentan bisa menjadi lokomotif penyediaan pangan nasional maupun kontribusi besar bagi kebutuhan pangan global.

“Tanah di Sulawesi Selatan sangat subur dan cocok untuk dilakukan berbagai budidaya tanaman. Bahkan di tengah pandemi Covid 19 yang masih melanda, wilayah ini masih dalam kendali dengan memanfaatkan pertanian dan peternakan,” kata Syahrul saat menghadiri panen Pedet di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Kamis, 30 Juli 2020.

Berdasarkan data yang ada, sektor pertanian nasional berjalan baik dan tidak terpengaruh dengan krisis apapun, termasuk pandemi Covid 19. Hal ini dibuktikan dengan melesatnya nilai ekspor pertanian Indonesia yang tumbuh positif dibanding sektor lainnya.

Baca Juga :   Swasembada Kentang, APBK JABAR: Program Kendalikan Impor Pak Amran Tercapai

“Bahkan negara-negara besar seperti Amerika, Jepang, dan Jerman pada akhirnya kembali mengurusi pertaniannya. Karena mereka tahu bahwa pertanian tidak mengenal krisis dan tidak ada orang di dunia yang tidak butuh makan,” tegas Syahrul.

Untuk itu, Kata Syahrul, Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan sebesar Rp 10,8 miliar yang meliputi subsektor Tanaman Pangan Rp 2,7 miliar, Perkebunan Rp 538 juta, Hortikultura Rp 4,7 miliar, Dirjen PSP Rp 1,9 miliar, dan dirjen PKH Rp 881 juta.

“Semua masyarakat bisa bertanam jagung lebih banyak, bisa bertanam padi yang juga bisa di ekspor bahkan sayuran dan buah-buahan. Ketinggian disini juga cukup untuk membuat bawang putih dan perlu dibuat areal yang konsepsional,” katanya.

Baca Juga :   Kunjungan Kerja ke Kalsel, Mentan SYL: Sebagai Bentuk Dukungan Negara

Sementara dari sisi peternakan, Mentan menyampaikan bahwa saat ini sedang dalam pengembangan ternak Sapi dan Kerbau melalui kegiatan Sikomandan 2020. Disini, Pemerintah Sulawesi Selatan telah mampu melakukan IB mencapai 37.851 Akseptor dan menghasilkan kelahiran anak sebanyak 24.728 ekor.

Sedangkan untuk Kabupaten Sinjai telah melakukan IB sebanyak 2.737 Akseptor dan menghasilkan kelahiran anak sebanyak 1.217 Ekor.

“Kami juga telah menyiapkan bantuan bagi masyarakat peternak yang meliputi : sapi potong 120 ekor, Kambing/domba 675 ekor, Babi 100 ekor, dan Ayam lokal 4.500 ekor,” tutupnya.

Share :

Baca Juga:

Nasional

Produksi Padi Hingga 8 Ton Per Hektare, Abdya Lebihi Target Nasional

Berita

Waspada Konsumsi Jamur Enoki !
Cabai Merah (dok: istimewa)

Agribisnis

Petani Demak Minta Maaf Atas Aksi Buang Cabai di Jalanan

Berita

Ganjar Pranowo : Pemuda Keren Itu Ya Petani Modern

Nasional

Sebelum Diserang Tikus, Petani Sragen Menyerang Duluan

Agribisnis

Petani Sayur Sukses Berpenghasilan 3 Juta Setiap Harinya

Nasional

Badan Pemeriksa Keuangan Bakal Awasi Proyek Cetak Sawah

Nasional

Mentan SYL Optimis Sektor Pertanian Jadi Penyelamat Krisis