Buah Tomat

Tomat (Lycopersicum esculentum mill) tergolong tanaman buah. Buah tomat merupakan bagian dari tanaman tomat yang berasal dari bunga. Buah tomat dapat dihasilkan dari penyerbukan antara putik dengan benang sari.

Buah tomat merupakan bagian tanaman yang bisa dimakan, yang mengandung biji atau benih. Sedangkan sayuran adalah bagian daun, akar dan stem (batang) tanaman yang bisa dimakan. Itulah, mengapa dalam artikel ini disebut sebagai buah tomat.

Bentuk, warna , rasa, dan tekstur buah tomat sangat beragam. Ada yang bulat, bulat pipih, keriting, atau seperti bola lampu. Warna buah masak bervariasi dari kuning, orange, sanpai merah, tergantung dari jenis pigmen yang dominan.

Rasanya pun bervariasi, dari masam hingga manis. Buahnya tersusun dalam tandan-tandan. Keseluruhan buahnya berdaging dan banyak mengandung air. Cara mengkonsumsinyapun bisa dengan ditambahkan kedalam masakan sebagai sayur atau dapat pula anda konsumsi secara langsung.

Kandungan Gizi Buah Tomat

Tomat merupakan salah satu tanaman yang sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia. Namun pemanfaatannya hanya sebatas sebagai lalap dan bahan tambahan dalam masakan.

Nutrisi di dalam tomat mentah meliputi, vitamin A, C, K, folat dan kalium. Tomat juga mengandung sodium, lemak jenuh, kolesterol dan kalori yang rendah.

Secara khusus, tomat mengandung lycopene dalam jumlah yang sangat banyak , diperkirakan memiliki manfaat antioksidan yang paling tinggi dari semua karotenoid.

Kandungan vitamin dan mineral yang terdapat dalam 100 gram berikut ini : Vitamin A 1500mg, Vitamin B 60mg, Vitamin C 40mg, Protein 1g, Karbohidrat 4,2g, Lemak 0,3g, Fosfor 5mg, Ferrum 0,5mg.

Manfaat Tomat Bagi Kesehatan

Tomat merupakan buah pangan yang saat ini telah dikonsumsi di seluruh penjuru dunia. Diyakini, mengkonsumsi tomat baik bagi kesehatan hati. Dalam buah tomat terkandung gizi-gizi yang penting bagi tubuh seperti karbohidrat, protein, dan beberapa antioksidan seperti lycopene.
Lycopene, salah satu antioksidan alami yang sangat kuat ternyata terkandung di dalam buah tomat dengan kadar 30-100 ppm.

Lycopen adalah hidrokarbon karotenoid merah cerah yang ditemukan pada tomat dan buah-buahan serta sayuran merah lainnya, seperti wortel, semangka, tepurang, dan pepaya, tetapi tidak ada dalam stroberi atau ceri. Meskipun likopen secara kimiawi merupakan karoten, akan tetapi tidak memiliki aktivitas vitamin A

Baca Juga  Pentingnya Kesehatan Lingkungan

Lycopene memiliki kemampuan untuk mencegah penyakit kanker. Tak hanya itu lycopen juga mampu mengurangi kadar lemak penyebab kegendutan, membentuk otot, penangkal radikal bebas, menjaga gigi dan tulang tetap kuat dan sehat, dan mengontrol kolestrol penyebab hipertensi (Tekanan darah tinggi). Saat ini telah dikembangkan pula ekstrak buah tomat yang digunakan sebagai treatment tekanan darah tinggi.

Sedangkan, manfaat buah tomat untuk kecantikan atau kesehatan kulit, tomat berkhasiat dalam meremajakan kulit. Buah tomat juga berkhasiat untuk mencegah kulit kering dan kusam, mengurangi jerawat serta bekas jerawat, mencerahkan kulit wajah, dan masih banyak khasiat penting lainnya yang dapat kita peroleh jika kita gemar mengkonsumsi buah tomat.

Memilih Tomat yang Bermutu

Buah tomat tipe konsumsi segar dapat dinilai dari kekerasan buah, keseragaman bentuk, warna, ukuran dan bebas dari kerusakan/kelainan fisik seperti pecah buah.

Buah Tomat yang memiliki kualitas baik

Buah tomat dikatakan telah melewati masa pemasaran apabila telah mencapai kematangan penuh dengan tekstur daging yang lunak. Petunjuk mutu bagian luar dan rasa mempunyai nilai yang penting bagi konsumen, sedangkan petunjuk mutu dalam kurang penting.

Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa pada saat membeli tomat yang paling diperhatikan konsumen adalah warna, setelah itu kekerasan buah, bentuk dan ukuran buah. Pada saat mengkonsumsinya yang paling diperhatikan berturut-turut rasa manis, asam, kekenyalan dan jumlah air yang terkandung pada buah tomat.

Bagaimana, buah tomat ini memang sangat ajaib bukan?. Oleh karena itu, jika anda berminat untuk melakukan budidaya tomat di dalam pot atau di pekarangan rumah anda, anda bisa membaca petunjuknya di artikel mediatani yang berjudul Cara Menanam Tomat Di Pot Agar Berbuah Banyak.

Sekilas untuk anda ketahui, Tanaman tomat termasuk tanaman semusim (berumur pendek). Artinya, tanaman hanya satu kali produksi dan setelah itu mati. Tanaman tomat berbentuk perdu yang panjangnya mencapai kurang lebih 2 meter, dan dari masa tanam hingga berbuahnya hanya membutuhkan waktu 3 bulan saja. Oleh karena itu tanaman tomat perlu diberi penopang atau ajir dari turus bambu atau turus kayu agar tidak roboh ditanah tetapi tumbuh secara vertical (ke atas).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here