PNS Ini Nyambi Beternak Jangkrik, Modal Belajar dari Google

Busrah Ardan - Mediatani.co
  • Bagikan
Peternakan jangkrik Abdul Majid/IST/Via Aceh Tribunnews/

Mediatani – Jangkrik merupakan jenis hewan serangga yang bisa menjadi komoditas yang menguntungkan dan bisa diternakkan.

Yup! Harga jual dari hewan berbunyi nyaring ini pun cukup menggiurkan sehingga bisa menghasilkan pendapatan tambahan.

Di Bireuen sejak beberapa tahun lalu muncul usaha  rumahan peternakan jangkrik yang dikelola secara sederhana dan menguntungkan, salah satunya ada di kawasan Desa Geudong Alue, Kota Juang, Bireuen.

Usaha peternakan ini dikelola oleh Abdul Majid (45) bersama istrinya dengan mengambil tempat pada teras rumah dan ruangan khusus.

Ruangan khusus disatukan dengan ruangan tempat penangkaran burung murai dan beberapa jenis burung lainnya.

Usaha peternakan jangkrik awalnya dilakukan untuk kebutuhan pakan burung yang dipeliharanya, ternyata menguntungkan.

Maka selain memerlihara burung jenis murai juga dibuat tempat khusus untuk peternakan jangkrik.

Jangkrik adalah salah satu sumber nutrisi yang penting bagi burung, ikan hias peliharaan.

Di lokasi atau tempat peternakan jangkrik Abdul Majid, berkisar 4 meter x 8 meter berupa petak-petak dari triplek yang dibuat sedemikian rupa.

Masing-masing petak pula disediakan bahan berupa bekas wadah telur, daun reubek dan media lainnya.

Telur jangkrik, kata Abdul Madjid,  yang juga seorang PNS di Bireuen,dipesannya dari Medan atau Surabaya.

Baca Juga :   8 Tanaman Ini Ampuh Jauhkan Kecoak dari Rumahmu

Lalu dikirim melalui ekpedisi ke Bireuen, setelah tiba langsung ditempatkan pada tempat yang telah disediakan dalam kotak atau box dan bekas wadah telur. Sedangkan makanan utamanya aialah berupa daun reubek.

Abdul Madjid mengatakan, teknisnya memelihara jangkrik pertamanya ada box dari triplek atau bahan lainnya dan tingkat kelembaban.

Bagian kaki box atau tempat harus diolesi minyak sehingga serangga lain tidak bisa masuk ke kandang jangkrik. Usaha yang digelutinya tiga tahun lalu katanya selain untuk pakan burung yang dipeliharanya, jangkrik juga dijual ke berbagai daerah.

Menyangkut harga jual bila pasokan jangkrik dari daerah lain banyak maka harganya berkisar Rp 50-60 ribu kilogram. Bila pasokan jangkrik kurang harganya mencapai Rp 75 ribu/kilogram.

Ditanya berapa keuntungan yang diperoleh sekali panen, Abdul Majid atau kerap disapa sering dipanggil Agam mengaku bila digeluti dengan baik memberikan keuntungan memadai dan sudah banyak orang memelihara jangkrik di Bireuen.

Perihal cara yang baik memelihara jangkrik, Abdul Majid mengaku bisa belajar melalui google lebih mudah. “Ada beberapa orang sudah mendatangani tempat peternakan jangkrik milik saya dan diajarin cara memelihara jangkrik serta menguntungkan,” ujarnya.

Baca Juga :   Ingin Beternak tapi Tinggal di Perkotaan? Hewan-hewan Ini Jadi Pilihan Tepat

Disebutkan bahwa budidaya jangkrik rumahan kini banyak di lakukan oleh masyarakat Bireuen. Budidaya jangkrik menjadi satu pilihan yang memiliki prospek bisnis yang menarik.

Tak hanya menjadi pakan burung saja, jangkrik juga dapat dijadikan pakan hewan lainnya seperti ikan, tokek dan lain sebagainya.

Cara Beternak Jangkrik

Sementara bagi kamu yang berminat beternak jangkrik, mediatani.co telah memaparkan perihal bagaimana cara beternaknya.

Sudah banyak peternak dan pembudidaya membuktikan kesuksesan melakukan cara budidaya telur jangkrik ini. Selain dijadikan sebagai bahan pembibitan, telur jangkrik nyatanya juga sangat bagus untuk pakan hewan seperti burung dan ikan hias.

Hal itu dikarenakan telur jangkrik memiliki banyak nutrisi seperti serat, protein, dan lemak. Dari semua nutrisi yang ada, telur jangkrik memiliki protein tinggi dan baik untuk tumbuh kembang hewan peliharaan, oleh karena itu banyak sekali orang mencarinya.

Berikut ini merupakan langkah-langkah mudah dan praktis bagi pemula yang ingin membudidayakan telur jangkrik.

Cara Budidaya Telur Jangkrik

1. Lokasi Budidaya Telur Jangkrik

Langkah pertama dan paling lazim dilakukan…baca selengkapnya dengan klik di sini. (*)

  • Bagikan